PROBLEMATIKA UMAT : Mari Kembali Kepada Al Qur’an; Pelajari, Amalkan, Dakwahkan!
February 19, 2016
Ingin Tahu? Ini 5 Rahasia Kenapa Shalat Sunat Lebih Utama Dikerjakan di Rumah
February 20, 2016

Do’a Setelah Wudhu

Umar -radhiyallahu’anhu- berkata, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُسْبِغُ اَلْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ اَلْجَنَّةِ

“Tiada seorang pun di antara kamu yang berwudhu dengan sempurna kemudian berdo’a : Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah Yang Esa tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hambaNya dan utusanNya, kecuali telah dibukakan baginya pintu syurga.”

Diriwayatkan oleh Muslim dan At-Tirmidzi dengan tambahan do’a :

اَللَّهُمَّ اِجْعَلْنِي مِنْ اَلتَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ اَلْمُتَطَهِّرِينَ

“Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.”

Pelajaran hadits :

1. Umar bin Al-Khattab adalah khulafa’ yang ke-2 setelah Abu Bakar, masuk islam tahun ke-5 atau ke-6 setelah kenabian, islamnya adalah kemuliaan bagi islam dan kaum muslimin, meninggal 3 hari setelah ditikam oleh Abu Lu’lu’ah Al-Majusi ketika shalat subuh tahun 23 H, dimakamkan bersama Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- dan Abu Bakar di kamar Aisyah, masa kekhalifahan beliau -radhiyallahu’anhu- 10 tahun 6 bulan 1 hari.

2. Keutamaan berdo’a setelah wudhu hanya diberikan kepada orang yang berwudhu dengan sempurna, baik wajib dan sunnahnya.

3. Ulama Syafi’iyyah berpendapat disunnahkan membaca do’a ini juga setelah mandi junub. Adapun ulama lainnya berpendapat tidak sunnah.

4. Mengimani bahwa syurga punya pintu, dalam riwayat lainnya dijelaskan jumlahnya ada 8 pintu.

5. Memohon kepada Allah azza wa jalla agar senantiasa memberikan kita taufiq dan kekuatan untuk selalu bertaubat dan mensucikan diri, baik dari dosa ataupun kotoran.

Wallahu a’lam.

✒ Abul Qasim Ayyub Soebandi -hafidzahullah-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI CAPTCHA *