October 7, 2012

Tarbiyah Jaadah (bag. 1)

Oleh : Al Ustadz Abu Abdirrahman, M.P.I Ahlussunnah wal Jama’ah merupakan manhaj yang syamil dan mutakamil. Manhaj ahlussunnah wal Jama’ah tidak saja berkaitan dengan permasalahan aqidah, […]
September 29, 2012

Rambu-Rambu Dalam Manhaj Tarbiyah Nabawiyah (bag. 4)

Oleh : Al Ustadz Abu Abdirrahman M.P.I Kesembilan, al-Ta’wid ‘ala al-Musyarakati wa al-‘Amal (Melatih untuk melibatkan dan beramal) Kebanyakan kaum muslim pada hari ini terbiasa untuk […]
September 27, 2012

Rambu-Rambu Dalam Manhaj Tarbiyah Nabawiyah (bag. 3)

Oleh : Al Ustadz Abu Abdirrahman M.P.I Ketujuh, tarbiyah kepemimpinan bukan tarbiyah taklid Ada satu pertanyaan yang harus ada dalam diri kita dan memenuhi pikiran kita: […]
September 25, 2012

Rambu-Rambu Dalam Manhaj Tarbiyah Nabawiyah (bag. 2)

Oleh : Al Ustadz Abu Abdirrahman M.P.I Keempat, al-Tarbiyah bi al-Ahdats (Tarbiyah dengan Peristiwa dan Kejadian) Merupakan sesuatu yang mudah menyampaikan materi yang bermacam-macam kepada orang […]
September 23, 2012

Rambu-Rambu Dalam Manhaj Tarbiyah Nabawiyah (bag. 1)

Oleh : Al Ustadz Abu Abdirrahman, M.P.I Tarbiyah merupakan sarana/jalan untuk memindahkan hukum-hukum syari’at dan nilai-nilai Islam yang bersifat teori kepada kehidupan nyata baik secara pribadi, […]
April 26, 2012

Istiqamah

“Maka tetaplah (istiqomahlah) kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia […]
April 25, 2012

Sudahkah Kita Berbuat Untuk Islam?

Ya, sudahkah kita berbuat untuk Islam? Sebuah tanya yang patut kita kemukakan. Bukan untuk siapa-siapa. Tapi pertanyaan itu kita tujukan untuk kita sendiri, yang alhamdulillah telah […]
April 24, 2012

Mari Kita Shalat!!

Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang terpenting setelah dua kalimat syahadat. Shalat juga mengandung Rububiyah Allah dan ketundukan kepada-Nya. Demikian pula perbuatan-perbuatan dalam shalat, seperti […]
April 23, 2012

“Kebanyakan”

AL-QURAN SERING MENYEBUT istilah “kebanyakan” (misalnya, “…aktsaruhum la ya’qilun”) dengan menunjukkan kualitas mental yang buruk, mudah terpengaruh, tidak berpikir jernih, mudah lalai dan lengah, mudah ingkar, […]