Oleh Ustadz Abu Ayyub
Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam yang telah mentakdirkan manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, yang akan selalu berinteraksi dengan lingkungannya guna terwujudnya kehidupan sebagai wujud ibadah kepadaNya. Tentu ibadah yang diridhoi akan selalu menuntut kita untuk selalu mempelajari agama ini. Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala menganugerahkan kepada kita bersama kenikmatan berqudwah kepada Rasulnya karena beliaulah imam kita yang hakiki dalam kehidupan ini shalallahu’alaihi was salam.
Sebelum kita lebih dalam membahas yang hal yang kadang dipandang cukup pelik ini, maka perlu kita tekankan untuk memahami dengan baik dua kaidah yang sangat penting, yaitu:
Add a comment




Segala puji bagi Rabb semesta alam, satu-satunya zat untuk kita menggantungkan semua permasalahan hidup ini, kepadaNyalah kita mengadu, memohon, dan bertaubat serta tidak ada yang membahagiakan hati manusia kecuali mengingatNya, tidak ada yang menghilangkan kelelahan hidup ini kecuali janji-janjiNya. Salam dan shalawat semoga selalu tetap bagi kekasih hati yang utama shalallahu’alahi was salam.
Bagi umat manusia yang semenjak awal kehidupannya telah dituntun dengan bimbingan Islam, maka syahadat merupakan tonggak dan pemandu bagi dirinya dalam menjalani kehidupan. Namun bagi umat manusia yang telah tersesat jalannya, syahadat adalah prinsip yang menjadi titik tolak perubahan dalam hidupnya menuju arah kehidupan yang lurus sesuai dengan jalan yang telah digariskan Sang Khalik.







