Belajar Islam

Islam Untuk Semua

Friday, Sep 03rd

Last update:01:17:17 PM GMT

You are here:

Syeikh as-Sudais: Jangan Tinggalkan Risalah Dakwah

E-mail PDF

Imam Masjidil Haram  ini menekankan pentingnya ilmu dan dakwah bagi kaum muslimin Indonesia. Ilmu adalah senjata yang sangat penting di zaman ini, katanya.

Hidayatullah.com--Imam Besar Masjidil Haram Syeikh Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais an-Najdi, dalam kunjungannya ke Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jakarta, Senin, 28 Desember 2009, menyampaikan pesan kepada kaum muslimin agar tidak meninggalkan risalah dakwah.

 

 

Syeikh Abdurrahman As-Sudais menekankan bahwa risalah dakwah adalah sesuatu yang sangat penting yang harus diemban oleh kaum Muslimin. Beliau mengutip firman Allah dalam Al-Qur'an, "Katakanlah, Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam." [QS Al An'aam; 6:162].



Seorang Muslim, lanjut Syeikh Sudais, harus meyakini bahwa hanya Al-Quran as-Sunnah sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan.



"Mari kita menjadikan Al-Quran dan as-Sunnah sebagai sumber amal dan inspirasi kita," kata pria yang suaranya amat dikenal di Indonesia ini, sebagaimana dialihbahasakan dengan baik sekali oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) Ust. H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc.



Selain itu, ia juga berpesan kepada kaum Muslimin untuk senantiasa menuntut ilmu. Ilmu yang bermanfaat merupakan senjata yang paling penting yang harus dimiliki kaum muslimin.



"Apalagi di zaman ini yang begitu banyak fitnah dan perselisihan, karena itu kita membutuhkan furqan. Itulah dia ilmu syar'i," ujar dia dalam bahasa Arab.



Dia juga menegaskan, ilmu harus diikuti dengan amal. Sebab ilmu tidak cukup tanpa amal.



Selain itu dia juga menyampaikan bahwa dakwah adalah risalah umat Islam yang utama. Maka dengan ilmulah kaum muslimin dapat melakukan dakwah.   Maka, tegas dia, seyogyanyalah kaum muslimin untuk selalu menuntut ilmu dan menyampaikan dakwah.



Sebagaimana diketahui, Syeikh Sudais memiliki suara bacaan Al-Quran yang khas, sehingga hampir semua kaum Muslimin dari seluruh penjuru dunia  --khususnya yang pernah menunaikan haji atau umrah-- sangat akrab dengan suaranya.  Di Indonesia suaranya dalam bacaan Al-Quran banyak beredar melalui kaset, mp3, dan cd/dvd.

sumber : wahdah.or.id



blog comments powered by Disqus

Penulisan Dan Pembukuan Hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam

Turunny...

Hadits-Hadits Dhoif Yang Populer Di Bulan Ramadhan

بسم الل...

Bentuk-Bentuk Kesalahan Ketika Membaca Al-Qur'an

 

Dituli...

Sang Lautan Ilmu, Ibnu Abbas

 

Ibnu A...

Iman Kepada Malaikat

Iman Kepada Malaikat

Secara ...

Kaidah dalam Memahami Asma Allah Ta'ala

 

Oleh: ...

Kesalahan-Kesalahan Dalam Bermanhaj (Bagian II)

Kesalahan-Kesalahan Dalam Bermanhaj (Bagian II)

Kesalah...

Kesalahan-Kesalahan Dalam Bermanhaj (Bagian III)

 

Ke enam...

Wahai Pemuda, Jangan Layu Sebelum Berbuah!

Wahai Pemuda, Jangan Layu Sebelum Berbuah!

Sering ...

12 Sifat Hamba Yang  ‘Iibaadurrahman (bagian II)

12 Sifat Hamba Yang ‘Iibaadurrahman (bagian II)

7. Sifa...

Persaingan Yang Indah

Persaingan Yang Indah

Sebuah ...

Bencana Cinta Sejenis

Bencana Cinta Sejenis

Homosek...

Hukum Shalat Bagi Yang Tidak Hafal Surat Al Fatihah

Hukum Shalat Bagi Yang Tidak Hafal Surat Al Fatihah

Oleh: U...

Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!

Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!

 

Pimpin...

Puasa Asyura’ “Puasa penghapus dosa satu tahun sebelumnya”

Puasa A...

Pentingnya Meninggalkan Dosa dan Kemaksiatan Bagi Seorang Penuntut Ilmu

 

Dosa d...

Merenungkan Ramadhan Kita Kali Ini

 

Kala m...

Su’ul Khatimah

Setiap ...

Allah Ta’ala Mengharamkan Zina dan Sebab-Sebab yang Mengarah Kepadanya

Kaidah ...

Khabar gembira bagi para ibu dan bapak

 

Oleh: ...

The Battle Of Khandaq (Bagian 4)

The Battle Of Khandaq (Bagian 4)

(Kisah ...

The Battle Of Khandaq (Bagian 3)

The Battle Of Khandaq (Bagian 3)

(Kisah ...

Sultan Muhammad Al Fatih (Sang Penakluk Benteng Konstantinopel) Bagian 2

Sultan Muhammad Al Fatih (Sang Penakluk Benteng Konstantinopel) Bagian 2

(Sang P...

Sultan Muhammad Al Fatih (Sang Penakluk Benteng Konstantinopel) Bagian 1

Sultan Muhammad Al Fatih (Sang Penakluk Benteng Konstantinopel) Bagian 1

(Sang P...