Apakah Sampai Pahalanya Bersedekah Atas Nama Orang Yang Meninggal?
September 22, 2020
Apakah Mengganti Nama Anak Harus Aqiqah Lagi?
September 23, 2020

Bagaimana Cara Taubat Dari Membeli Rumah Lewat Kredit Bank & Agar Rumah Berkah?

Assalamu’alaikum
Jika dahulu saya membeli tanah dan membangun rumah lewat Bank konvensional, dan sekarang sudah menyesal serta mengerti hukumnya. Lalu bagaimana membersihkan dosa dan cara agar rumah tersebut bisa berkah?
Terimakasih
Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
Sebuah berita gembira tersirat dari lisan Rasulullah shallallahu alahi wa sallam, yang mana beliau bersabda:

التَّائِبُ مِنَ الذَّنْبِ كَمَنْ لَا ذَنْبَ لَهُ
Artinya:”Orang bertaubat dari dosa, bagaikan orang tidak memiliki dosa”. HR Ibnu Majah, Thabrani, dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman.

Hadits ini dinyatakan hasan oleh beberapa pakar hadits karena banyaknya jalur periwayatannya, diantaranya Ibnu Hajar Al-‘Asqolani dalam fathul Baari (13/471) dan Syaikh Al-Albani dalam Shahih Targhib wat Tarhib (3/219.

Hadits diatas umum, mencakup semua dosa dan maksiat. Adapun teknis taubat yang berkualitas, maka hendaknya kita menyimak petuah dari Al-Imam An-Nawawi di dalam kitabnya yang fenomenal “Riyadhus Shalihin”, beliau mengatakan:

قَالَ العلماءُ : التَّوْبَةُ وَاجبَةٌ مِنْ كُلِّ ذَنْب ، فإنْ كَانتِ المَعْصِيَةُ بَيْنَ العَبْدِ وبَيْنَ اللهِ تَعَالَى لاَ تَتَعلَّقُ بحقّ آدَمِيٍّ فَلَهَا ثَلاثَةُ شُرُوط : أحَدُها : أنْ يُقلِعَ عَنِ المَعصِيَةِ . والثَّانِي : أَنْ يَنْدَمَ عَلَى فِعْلِهَا .والثَّالثُ : أنْ يَعْزِمَ أَنْ لا يعُودَ إِلَيْهَا أَبَداً . فَإِنْ فُقِدَ أَحَدُ الثَّلاثَةِ لَمْ تَصِحَّ تَوبَتُهُ.

Artinya: Ulama mengatakan: Bertaubat dari seluruh dosa hukumnya wajib. Jika maksiat tersebut terjadi antara hamba dan Allah dan tidak berkaitan dengan hak-hak manusia, maka ada tiga syarat (kesempurnaan taubat): pertama: meninggalkan maksiat yang dilakukan. Kedua: menyesali perbuatan maksiat tersebut. Ketiga: bertekad untuk tidak mengulangi lagi selamanya. Jika salah satu dari syarat ini tidak terealisasi, maka taubatnya tidak benar.

Jika tiga hal ini bisa Anda realisasikan dalam taubat Anda, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang pernah lakukan.

Baca Juga  Khilafiyah Bukan Dalil!

Adapun menghadirkan keberkahan dalam rumah kita, maka salah satu sarana yang harus kita lakukan adalah dengan cara memakmurkan rumah dengan ibadah kepada Allah, seperti: melaksanakan shalat sunnah di rumah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, dan membina keluarga untuk taat kepada Allah dengan mengadakan kajian-kajian didalamnya.

Rasulullah bersabda:
أَفْضَلُ صَلَاةِ اَلْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا اَلْمَكْتُوبَةَ
Artinya:”Sebaik-baik shalat seseorang (adalah) yang dilaksanakan di rumahnya, kecuali shalat wajib (maka yang afdhal dilaksanakan di masjid)”. HR mutafaqun Alaihi.

Rasulullah bersabda:
إِذَا قَضَى أَحَدُكُمُ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدِهِ، فَلْيَجْعَلْ لِبَيْتِهِ نَصِيبًا مِنْ صَلَاتِهِ، فَإِنَّ اللهَ جَاعِلٌ فِي بَيْتِهِ مِنْ صَلَاتِهِ خَيْرًا
Artinya:”Jika salah seorang di antara kalian telah melaksanakan shalat di masjid (yaitu shalat fardhu), maka hendaknya ia menjadikan bagi rumahnya bagian dari shalatnya (shalat sunnah), sesungguhnya Allah menjadikan bagi rumahnya kebaikan disebabkan oleh shalatnya”. HR Muslim.

Rasulullah bersabda:
مثل البيت الذي يذكر الله فيه والبيت الذي لا يذكر الله فيه مثل الحي والميت
Artinya:”perumpamaan rumah yang (penghuninya) berdzikir kepada Allah dan yang (penghuninya) tidak berdzikir kepada Allah, adalah bak orang yang hidup dan orang yang mati”. HR Muslim.

Rasulullah bersabda:
لا تجعلوا بيوتكم مقابر إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة
Artinya:”Jangan kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqoroh di dalamnya”. HR Muslim.

Dijawab oleh Ust. Lukman Hakim, Lc, MA